Minggu , November 27 2022

PC PSNU Pagar Nusa Kota Denpasar Gelar Pembaiatan Santri Baru

Media – NU, Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Kota Denpasar melaksanakan kegiatan orientasi penerimaan santri sekaligus pembaiatan santri baru, bertempat di Sekretariat PWNU Bali, Jalan Pura Demak, Banjar Buagan, Desa Pemecutan Kelod Denpasar Bali, Sabtu(16/10)

dalam rangka pembaiatan ini juga di hadiri oleh Dewan Khos PC PSNU Pagar Nusa Kota Denpasar, Majlis Pendekar PC PSNU Pagar Nusa Kota Denpasar, Jajaran Pimpinan Wilayah PSNU Pagar Nusa Prov.Bali Dan Jajaran PC PSNU Pagar Nusa Kab.Badung.

Misbahul Munir, S.IP selaku Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kota Denpasar dalam sambutan nya “bahwa sebuah keharusan santri Pagar Nusa mempunyai 2 tugas yang wajib di jalani yakni Menjaga Ulama Dan  menjaga amaliah ahlussunnah wal jamaah” ungkap nya

Dan sebagai santri Pagar Nusa tidak boleh melupakan tiga hal yaitu fikroh atau pemikiran keaswajaan, harokah atau memiliki pergerakan di jamiyah NU, dan harus menjaga amaliah ke NU an.Semoga kedepan nya Pagar Nusa bisa jaya agar bisa mengemban tugas menjadi benteng para ulama serta menjaga NU dan Bangsa “ tutur alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo

Dalam penerimaan santri baru kali ini ada yang cukup unik di mana ada santri baru yang melakukan registrasi berusia 58th, dan cukup di sayangkan beliau tidak datang pada saat malam di lakukan nya pembaiatan, dan ini kali pertama Pagar Nusa cabang kota Denpasar melaksanakan pembaiatan

Di Tempat yang sama Asy’ari Muslih, S.H.I  selaku Ketua PW PSNU Pagar Nusa Prov. Bali mengapresiasi kegiatan pembaiatan ini, karena kali pertama kegiatan seperti ini di laksanakan dan saya berharap  agar Pagar Nusa khusus nya Bali bisa menjadi Perguruan pencak silat terbesar di bali sehingga afiliasi antar perguruan  pencak silat di bali bisa terjaga dengan baik, untuk saat ini perguruan silat yang berafiliasi dengan Pagar Nusa ada 800 perguruan kurang lebih nya dan 10juta orang di indonesia sudah terdaftar sebagai santri Pagar Nusa.”terang nya.

Dan saya berharap peserta didik bisa menyelesaikan hingga akhir pendidikan yang di tentukan oleh Pagar Nusa, setelah selesai nya pendidikan harus tetap menjaga sopan santun ahklaqul karimah, kemudian bisa berkontribusi di event yang sering di adakan seperti IPSI dan lain lain “tutur Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Kegiatan di tutup dengan upacara pembaiatan yang berlangsung di halaman Sekretariat PWNU Prov Bali , dengan memberikan air di dalam kendi untuk simbolis serta sumpah setia sebagai santri Pagar Nusa.

Kontributor : Ridwan

Editor : Ardiansyah

About admin

Check Also

Ranting NU Panjer Bersama Majelis Taklim se Kelurahan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Media NU – Kemeriahkan gelaran maulid di bulan rabiul awal 1444H di rasakan umat muslim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *