Sabtu , Desember 3 2022

Resmi, PP RMINU Kenalkan Logo Dan Tagline Hari Santri 2021

Media NU ~ Mengawali kegiatan Peringatan Hari Santri 2021 Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP RMINU) lembaga di bidang pengembangan pondok pesantren dan pendidikan keagamaan, resmi mengenalkan logo dan tagline Hari Santri 2021.

Dalam konferensi pers Kick-Off Hari Santri 2021, Rabu (8/9/2021) malam. Ketua PP RMINU Gus Rozin sapaan akrab KH. Abdul Ghaffar Rozin menyampaikan
“Kita mengawali dengan memperkenalkan logo dan tagline Hari Santri 2021. Kita membuka peringatan hari santri ini dengan rangkaian-rangkaian yang akan kita ikuti selama dua bulan dari sekarang,” tuturnya

Logo hari santri tahun ini merupakan hasil sayembara yang dilakukan RMI PBNU.

Di kutip dari laman nu.or.id logo ini memiliki makna filosofis yang sangat dalam. Logo itu bergambar air jernih sebagai lambang kesejukan dan kesegaran sehingga menjadi kekuatan bagi kehidupan.

“Air adalah sumber kehidupan. Logo ini menegaskan, santri dan pesantren terus memberi kesejukan dan kesegaran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara melalui mainstreaming Islam rahmatan lil alamin. Santri dan pesantren juga terbukti menjadi kekuatan besar bagi negara, mulai dari resolusi jihad sampai saat ini,” tegasnya.

Air yang menetes yang menjadi logo hari santri tahun ini melambangkan bahwa santri berperan sebagai sumber inspirasi sekaligus salah satu sumber kehidupan bagi bangsa ini. Kemudian di bawah logo itu terdapat tagline 3 kata yakni Bertumbuh, Berdaya, dan Berkarya.

“Tagline ini menggambarkan karakteristik dan nilai pesantren yang terus bertumbuh sejak 1.400 Masehi, pesantren bediri dan terus bertumbuh secara kualitas dan kuantitatif. Artinya bertumbuh mempengaruhi sejarah peradaban,” terangnya.

Pesantren juga berdaya secara nilai, tradisi, tata kelola, politik dan ekonomi. Sebab pesantren memiliki tugas untuk memberdayakan masyarakat lingkungan pesantren hingga pada akhirnya memberdayakan negara Republik Indonesia.

Pesantren dan para santri pun terus berkarya seperti lahirnya sebuah kitab-kitab baru yang dikarang komunitas pesantren, para kiai dan santri. Namun, karya itu perlu dimaknai lebih luas lagi.


“Saat ini santri perlu terus didorong untuk berkarya di bidang-bidang lain. Santri perlu didorong untuk berkarya di bidang ekonomi, teknologi, dan tidak ada batas untuk santri berkarya,” tegas Gus Rozin.

Pada tahun ini, kata Gus Rozin, santri dan pesantren sudah harus berkembang serta berpikir ke depan. Artinya, tidak hanya berkutat pada persoalan-persoalan kesehatan saja, tetapi mesti harus sudah berpikir soal masa pascapandemi.

“Kita, santri dan pesantren harus berpikir tentang Indonesia pascakrisis kesehatan dan ekonomi yang sekarang ini. Kita harus menjadi bagian dari kembali membangkitkan Indonesia,” pungkas Gus Rozin.

Sebagai informasi, Logo Hari Santri 2021 itu merupakan karya dari santri asal Ciamis, Jawa Barat, Ahmad Muhajirin dengan akun Instagram @ahmujir. Ia berhasil memenangkan sayembara logo yang diadakan RMI PBNU melalui media sosial, beberapa waktu lalu. ***

Sumber : https://www.nu.or.id/post/read/131239/logo-hari-santri-2021-versi-pbnu

Editor : Ardiansyah.

About admin

Check Also

Pelantikan Pengurus Ranting NU Pemecutan Kaja

Media NU – Sabtu (05/11/2022) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Denpasar melantik pengurus ranting …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *